Gong Xi Fat Choi!!
hehe, tahun baru imlek dewh... mana angpao nya?? bagi donk, hehe... becanda kok. oh iya, tau gak kalo pas tahun baru imlek tuh ada gerhana bulan loh! kalo gak percaya, liat ajah (tapi udah telat)
iya, gerhana bulan atau gerhana cincin atau apalah kagak ngerti, terjadi di sekitar langit pulau mindanao, yaah... padahal dah pengen banget ngeliat tuh peristiwa alam yang sangat jarang terjadi, coba tuh gerhana di tendang dikit, biar ntar belok ke indonesia biar bisa dilihat tuh dari indonesia, hehe...
well... peristiwa yang benar-benar bersejarah, and... i'm really curious about it, jadi... aku coba deh broswsing di internet dan nyari-nyari tentang gerhana cincin seperti pada saat nyari informasi Black Hole. so, here we go:
alhasil...
Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.
Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.
Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.
Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.
Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.
W-O-W!!! alam jagat raya ini benar-benar menyimpan banyak misteri yang banyak sekali!!! ckckck... gak jadi deh kalo mo liat gerhana matahari, liat mataharinya aja udah burem gak jelas mata kita apalagi gerhana matahari, tapi... kok bisa bikin buta?
kalo menurutku, itu karena cahaya terang matahari di tambah dengan bayangan gelapnya bulan yang membuat mata kita kebingungan untuk mengatur cahaya yang ditangkap oleh mata kita, sehingga jadi buta... kalo kagak percaya, cobalah mengoperasikan komputer yang layarnya terang dan matikan lampu, mata akan terasa pusing karena bingungnya mengatur cahaya yang masuk... gampang kan menyimpulkan hal-hal yang tak pasti?
Wednesday, February 4, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment